Categories
Info

Vinales Masih Kena Hukuman, Yamaha Tunjuk Crutchlow untuk Tampil di MotoGP Inggris 2021

LESMO – Tim Monster Energy Yamaha dikabarkan tetap akan menghukum Maverick Vinales dengan tak menurunkannya saat balapan MotoGP Inggris 2021 pada Minggu 29 Agustus 2021. Dengan keputusan itu, Yamaha lantas menunjuk Cal Crutchlow untuk menggantikan Vinales balapan di Sirkuit Silverstone, Inggris tersebut.

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

LESMO – Tim Monster Energy Yamaha dikabarkan tetap akan menghukum Maverick Vinales dengan tak menurunkannya saat balapan MotoGP Inggris 2021 pada Minggu 29 Agustus 2021. Dengan keputusan itu, Yamaha lantas menunjuk Cal Crutchlow untuk menggantikan Vinales balapan di Sirkuit Silverstone, Inggris tersebut.

Menurut laporan dari Autosport, Yamaha masih belum mau menarik sanksi yang diberikan kepada Vinales terkait tak boleh ikutan balapan. Yamaha memberikan hukuman itu terkait aksi Vinales di MotoGP Styria 2021, di mana Top Gun melakukan aksi yang bisa membuat motor YZR-M1 rusak parah.

Karena ulahnya itu, Vinales pun dilarang tampil oleh Yamaha pada balapan MotoGP Austria 2021 yang hanya berselang sepekan saja dari seri Styria. Gara-gara hal itu, Yamaha lantas hanya menurunkan Fabio Quartararo di balapan MotoGP Austria 2021.

Baca Juga: Pisah dari Yamaha, Gaji Maverick Vinales Turun 75% Usai Gabung Aprilia

Vinales sendiri sebenarnya sudah meminta maaf langsung kepada Yamaha dan menyebutkan bahwa aksinya yang menarik gas hingga ke batas maksimal itu karena frustrasi dengan keadaannya saat ini. Namun, Yamaha nyatanya tak langsung bisa memaafkan Vinales dan tetap menghukumnya di MotoGP Inggris 2021.

Sebelumnya, Manajer Tim Yamaha, Massimo Meregalli, sudah mengatakan bahwa timnya sedang berdiskusi mengenai hukuman yang telah diberikan kepada Vinales. Ada kemungkinan Vinales bisa balapan, namun ada juga kemungkinan ia terkena hukuman lagi.

“Saat ini, semuanya mungkin terjadi (jawaban Meregalli soal apakah Vinales bakal balapan lagi). Keputusan (untuk menangguhkannya) dibuat di sini, itu dibuat oleh kami (di Eropa),” ungkap Meregalli, dilansir dari Autosport, Jumat (20/8/2021).