Categories
Info

Eksistensi Rossi Akan Tingkatkan Saham Petronas SRT

JEREZ – Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, secara mengejutkan mampu mengakhiri MotoGP Andalusia 2020 di posisi ketiga. Pada balapan yang berlangsung pada Sirkuit Jerez, Minggu 26 Juli 2020 itu, Rossi finis setelah rekan setimnya, Maverick Vinales, serta Fabio Quartararo dari Petronas Yamaha SRT.

Hasil majelis yang diraih Rossi mempermudah tugas Manajer Tim Petronas SRT, Razlan Razali, untuk menyakinkan para pemegang saham. Razali akan berusaha untuk membuat para pemegang saham Petronas SRT percaya bahwa Rossi cepat direkrut.

Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

Meski begitu, Razali menegaskan bahwa memilih Rossi bukanlah suatu paksaan. Razali menyatakan Petronas SRT memilih Rossi sebagai pengganti Quartararo karena kemampuan The Doctor –julukan Rossi.

“Ini tidak pilihan yang dipaksakan. Dia bukan pembalap normal. Butuh waktu buat memastikan (perihal kontrak), tetapi apa yang dia lakukan pada Minggu membuatnya lebih mudah untuk membaca kepada para pemegang saham kok kami memilih Rossi, ” sebutan Razali, menyadur dari Tutto Motori Web , Rabu (29/7/2020).

Jika berbahasa kemampuan, pengalaman, dan prestasi, pelik untuk menandingi The Doctor. Sebelum era Marc Marquez (Repsol Honda), Rossi adalah rajanya di balapan roda dua paling elite dalam dunia.

MENGUCAPKAN JUGA: Lin Jarvis Lihat Zaman Depan Cerah Yamaha

Rossi memulai kariernya dari kelas 125cc bersama Aprilia pada 1996. Sejak itu, Rossi mulai mengukir namanya dalam tampang sejarah MotoGP. Rossi dua musim berlaga di kelas 125cc dan meraih satu gelar juara di 1997.

Pada musim berikutnya, Rossi yang bertahan Aprilia naik ke kelas 250cc. Penampilan apik Rossi membuahkan gelar jempolan pada musim keduanya di posisi 250 cc. Prestasi itu berantakan mengantarkan Rossi ke level tertinggi dunia balap motor, yakni MotoGP, pada musim 2000.

Categories
Info

Petrucci: Hampir Tak Ada Hal Membangun dari 2 Seri Awal MotoGP 2020!

JEREZ – Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Danilo Petrucci, mengomentari penampilannya di perut seri awal MotoGP 2020 dengan seluruhnya berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol. Menurutnya, hampir tak tersedia hal positif yang bisa diraih dari penampilannya di dua balapan tersebut.

Petrucci memang harus menelan pil pahit era mentas di dua seri pembukaan MotoGP 2020. Di seri perdana bertajuk MotoGP Spanyol 2020, pembalap asal Italia itu menyelesaikan pertandingan di urutan kesembilan.

Danilo Petrucci

Catatan waktunya terpaut hingga 19, 651 detik dari Fabio Quartararo yang muncul sebagai juara di seri itu. Bertekad menebus hasil kurang membalas di seri perdana, Petrucci justru harus menelan hasil minor di MotoGP Andalusia 2020.

BACA JUGA: Rins Janjikan Penampilan Jauh Lebih Baik dalam Brno ketimbang MotoGP Andalusia

Petrux –julukan Petrucci– gagal menyelesaikan balapan dengan berlangsung pada Minggu 26 Juli 2020 hingga garis finis. Petrucci mengalami insiden di lap ke-11 sehingga harus menyudahi balapannya bertambah awal.

Dengan hasil ini, Petrucci pun masih berada di urutan ketujuh pada klasemen sementara pembalap MotoGP 2020. Konco setim Andrea Dovizioso itu total baru bisa mengantongi tujuh pokok sejauh ini.

Mendapati hasil ini, Petrucci tentu saja merasa kecewa. Ia bahkan mengucapkan bahwa hampir tidak ada peristiwa positif yang bisa dituainya di penampilan di dua seri mula MotoGP 2020.

Categories
Info

Joan Mir Kecewa Gagal Raih Tribune di MotoGP Andalusia 2020

JEREZ – Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir, mengaku kurang merasa kecewa lantaran gagal menyelesaikan balapan di MotoGP Andalusia 2020 tanpa meraih podium. Terlebih Mir sudah merasa cukup yakin dirinya bisa bersaing untuk memperebutkan tribune dalam balapan tersebut.

Sebagaimana diketahui, Mir sendiri faktual memang tampil mengesankan ketika mengaspal di Sirkuit Jerez pada simpulan pekan kemarin. Start dari posisi ke-10, Mir pun langsung merangsek ke posisi tujuh ketika balapan dimulai.

Seiring berjalannya balapan, Mir pun mampu lulus memperbaiki posisinya dengan berada pada urutan keempat di MotoGP Andalusia 2020. Berada di posisi keempat membuat Mir pun yakin bisa menyelesaikan balapan MotoGP Andalusia 2020 dengan meraih podium ketiga.

Joan Mir

Bakal tetapi performa impresif yang ditunjukkan duo Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, menghasilkan upaya Mir mengklaim podium ketiga cukup sulit. Alih-alih meraih tribune ketiga, Mir justru harus menyambut kenyataan disalip pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, menghadap balapan berakhir.

Mir pun akhirnya harus puas mengakhiri balapan MotoGP Andalusia 2020 dengan menempati posisi kelima. Seusai balapan di MotoGP Andalusia 2020, Mir pun mengaku sedikit kecewa malang memberikan podium untuk Tim Suzuki di MotoGP Andalusia 2020.

Baca Juga: Meski Dominasi MotoGP Andalusia 2020, Yamaha Dihantui Hukuman Penalti

Padahal, Mir sendiri mengaku memiliki perasaan yang sangat membangun pada kecepatan motor Tim Suzuki, yakni GSX-RR. Pembalap asal Spanyol juga mengklaim bahwa Tim Suzuki juga layak meraih hasil bertambah baik di MotoGP Andalusia 2020.